awalnya sih dari kita yg lg buru tikus di kamar sepupu... Yah memburu tikus beda dgn memburu hantu.. Tikus tdk dimasukkan kedalam botol.
oke serius..
Berawal dr keseriusanku baca sebuah thread kaskus dimana lady gaga ternyata pemuja setan. Telpon berdering terus. Pada dasarnya ak paling males angkat telepon. Akhirnya nenek marah.
Ak nyerah. Ak angkat deh telponnya. Pembicaraannya? Cekibrot..
Ak : "halooowwhh??"
OR (orang asing) : "Halo? Ini dari kapolres."
Ak : "Waw. Ada apa, pak?"
OR : "Ini, mbak. Ada yg kecelakaan. Sekarang udah dibawa ke rmh sakit mitra keluarga."
Ak : "Masya Allah!! Sapa, pak???? SAPA???"
OR : "Ini bener rumah pak soemartono (almarhum kakek)?"
Ak : "IYA. BENER, PAK! SAPA YG KECELAKAAN?????"
OR : "Pak Soemartono, mbak."
Ak : "HAAAHH??? Pak Soemartono sudah meninggal, pak!!!" (disini ak mulai curiga)
OR : "Oh. Anaknya! Anaknya kecelakaan! Anaknya pak Soemartono!"
Ak : "Anaknya yg mana pak? Laki2 apa perempuan??"
OR : "laki2"
Ak: "Laki2??? Laki2 disini ada dua pak! Yang mana? Ciri2nya gimana??"
OR : "Gimana ciri2nya dua2nya??" (anying. ni polisi kenape begini? Ak makin curiga.)
Ak : "bla bla bla bla bla."
OR : "Ya yg itu, mbak. Kritis!"
Ak: "Astagfirullah haladzim!!"
Ak panik. Ak panggil yangti ku. Disini ada perbedaan. Setelah polisi gadungan itu ngomong sama yangti, ternyata infonya udah beda. Yg kecelakaan cewek!! Tanteku!! Telpon ditutup
Yangti panik, ak panik. Ak lari ke kamar mama. Bangunin mama. Mama lg sakit.
Telpon berdering lg. Ngakunya dari rmh sakit Dr. Soetomo. Dari seorang dokter. Dia bilang ada perempuan dari keluarga kita kecelakaan dan lagi kritis bgt di bagian kepala dan mata. Tuh dokter menganjurkan utk telpon ke dokter A buat beli peralatannya biar selamat. Kalo dalam waktu 30 menit tidak segera beli alat itu, nyawa tanteku melayang. Astagfirullah!!
Mama telpon dokter A. Katanya alat itu harganya 15 juta 100rb. Mama bilang mau transfer. Tp ada keganjelan dari dokter A. Dia bilang dia nunggu di bank mandiri terdekat. (rumahku lumayan dekat sama cabang bank mandiri.)
Oke ini penipuan.
Yangti nyoba telpon sodara lewat telpon rmh. Yg ngangkat laki2 ngakunya penjaga rumah. Padahal dirumah sodara, penjaga rumahnya perempuan. Dia bilang sodara ke rumah sakit. Yangti semakin panik.
mama telpon temen lewat telpon rumah jg. Yg ngangkat?? LAKI2!!! Padahal pembantu rumah temennya mama itu cewek. Katanya, temennya mama itu lg pergi
Kita semua ambil kesimpulan. Telpon kita disadap!
Karena penasaran, sepupu nyoba telpon kakakku. Yg ngangkat? LAKI2 JUGA!! Dia bilang kakakku pergi.. oke.
Krn ak penasaran jg, ak telpon temenku si daus lewat telpon rumah. Yg ngangkat?? Ya laki2 juga!
ak : "halo? daus ada?"
Stranger : "Daus e medal, mbak." (ak kurang tau medal itu apa. Yg pasti bukan medali.)
Daus kan lg kerja. Ga mungkin kalo ga bawa hape. Ak jawab aja, "ALAAAHH! ANYING!!"
Tanteku yg bersangkutan, yg dibilang kecelakaan, telpon kerumah.
"Aku di kantor ini!"
Nah? Pasti penipuan! Ini pasti penipuan!! Katanya kecelakaan, kritis, eh ternyata dikantor..
Gila hebat bgt nih penipu.. Kita sekeluarga di kerjain sama penipu!! Haaaaaaa
Rabu, 08 Juni 2011
Langganan:
Postingan (Atom)


